Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Mei 2014

Materi Dan Klasifikasinya

TUGAS KIMIA

MATERI DAN KLASIFIKASINYA










Disusun Oleh:

Eilena Salsabila Arumbifa (X IPA 5 / 11)




SMA NEGERI 2 PURWOKERTO
TAHUN PELAJARAN 2013/2014



MATERI DAN KLASIFIKASINYA

Semua benda yang ada di dunia ini, seperti batu, tanah, tumbuhan, hewan, dan lain-lain yang ada di sekitar kita merupakan materi. Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Istilah materi sering disamakan dengan istilah benda dan zat. Sebenarnya, baik benda, materi, dan zat dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang.
Materi tersusun dari beberapa partikel penyusun. Secara umum, materi dibedakan menjadi campuran, senyawa, unsur, atom dan molekul.

Rabu, 11 Desember 2013

ALGA

ALGA

Pengertian

Algae merupakan sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata. Alga bahkan dapat dianggap tidak memiliki "organ" seperti yang dimiliki tumbuhan (akar, batang, daun, dan sebagainya). Karena itu, alga pernah digolongkan pula sebagai tumbuhan bertalus.

Morfologi
           
Banyak spesies ganggang terdapat sebagai sel tunggal yang dapat berbentuk bola, batang, gada, atau kumparan. Dapat bergerak atau tidak. Beberapa koloni merupakan agregasi (kumpulan) sel-sel tunggal identik yang saling melekat setelah pembelahan; yang lain-lain terdiri dari berbagai macam sel yang berfungsi khusus. Yang lain lagi multiselular dan berukuran besar serta rumit morfologinya.
Algae, sebagaimana protista eukariotik yang lain, mengandung nucleus yang dibatasi membran. Benda-benda lain yang ada di dalamnya ialah pati dan butir-butir seperti pati, tetesan minyak, dan vakuola. Setiap sel mengandung satu atau lebih kloroplast, yang dapat berbentuk pita atau seperti cakram-cakram diskrit )satuan-satuan tersendiri) sebagaimana yang terdapat pada tumbuhan hijau. Di dalam matriks kloroplas terdapat gelembung-gelembung pipih bermembran yang dinamakan tilakoid. Membran tilakoid berisikan klorofil dan pigmen-pigmen pelengkap yang merupakan situs reaksi cahaya pada fotosintesis.

Selasa, 10 Desember 2013

Archaebacteria dan Eubacteria



Archaebacteria & Eubacteria
 
A.     REPRODUKSI BAKTERI

1.                 Reproduksi Aseksual
Bakteri dapat berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri pada lingkungan yang tepat atau sesuai. Proses pembelahan diri pada bakteri terjadi secara biner melintang. Pembelahan biner melintang adalah pembelahan yang diawali dengan terbentuknya dinding melintang yang memisahkan satu sel bakteri menjadi dua sel anak. Dua sel bakteri ini mempunyai bentuk dan ukuran sama (identik). Sel anakan hasil pembelahan ini akan membentuk suatu koloni yang dapat dijadikan satu tanda pengenal untuk jenis bakteri. Misalnya, bakteri yang terdiri dari sepasang sel (diplococcus), delapan sel membentuk kubus (sarcina), dan berbentuk rantai (streptococus). Reproduksi bakteri dapat berlangsung dengan sangat cepat. Pada keadaan optimal, beberapa jenis bakteri dapat membelah setiap 20 menit. Dalam satu jam bakteri dapat berkembang biak menjadi berjuta- juta sel.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...